Aku harus Sabar

November 4th, 2009 by onijazzygirl

Sepertinya dia senang membuatku untuk kesekian kalinya bertanya “ada apa sebenarnya? apa salahku?” Kenapa dia tak pernah mau bicara jujur tentang apa yang dirasakannya? Biar aku juga mengerti tentang apa yang “seharusnya” kulakukan. 

Mengapa di saat berjauhan, dia menyemangatiku, meyakinkan aku seolah miliknya, dan aku teguh menjaga hati ini tetap untuknya. Dan kuberharap besar, aku dan dia bisa bersama selamanya.

Tapi ketika ku berada hampir tak berjarak dengannya (saat kujauh dari keluargaku, saat kubutuh dia sebagai penyemangatku), kenapa dia menjauh dariku, tak lagi mempedulikanku (membuatku mengemis perhatian darinya), tega membiarkanku sendiri dalam dunia yang terasing. Ada apa ini? Apa karena fisikku yang mulai usang dimakan waktu? Sehingga dia malu untuk bersamaku. Ataukah hatinya telah terpaut dengan yang lain? Tetapi mengapa tidak mau jujur padaku? Atau bosan dengan sikapku yang terlalu sensitif dan posesif (menurutnya)? 

Aku selalu diposisikan menjadi orang yang bersalah. Tanpa pernah aku berani membela diri. Dia tahu aku terlalu mencintainya, dan dengan sesuka hatinya aku diperlakukan. Tapi aku selalu sabar dan menerima, karena aku sangat menghormatinya.

Kini, kutahu dia tidak akan menghubungiku lagi. Aku harus berjuang sendiri, meski berat, dan harus tertatih-tatih kembali seperti saat pertama kali dia meninggalkanku. 

Tuhan, sekali lagi kumohon tolong kuatkan aku. Aku tidak mau merasakan kesakitan yang sulit terpulihkan ini lagi. Berikan kesempatan baginya untuk menjadi orang yang sukses. Dan aku akan bahagia melihatnya, meski hanya dari kejauhan.

###sendiri di ruang 14###

kangen cerita kita

October 21st, 2009 by onijazzygirl

cerita kita apa kabarmu? long time no c. aku pasti menemuimu saat hatiku sedih. saatku sepi. saatku tak bisa berbagi. karena kamu satu2nya pusat mediasiku. begitu tertutupnya aku. maafkan

cerita kita, mungkin kau muak dengan curhatku kini. seolah tak ada cerita yang lain. masih dengan posisi yang sama. posisi tak dianggap. 

ketika aku berlari dari semua rutinitas yang membuatku jenuh, dari jeda cinta yang begitu lama kunantikan sehingga begitu besar impian tersimpan di sana, aku mencoba mengembalikan kebahagiaanku. namun yang kutemukan hanya keraguan dan kepalsuan lagi. aku begitu tersanjung dengan harapan dan kesungguhannya saat terpisah jauh. dan aku menyimpan kekuatan itu agar bisa bersama selamanya. tapi kenapa saat hampir tak berjarak, semuanya berubah, bahkan kehangatan itu memudar. kenapa? tapi tak pernah ada jawaban pasti untukku. aku terus bertanya. aku seolah tak ada. kenapa mesti menutupi? aku akan menerima semuanya bila ada alasan yang pasti. 

terlalu lama mungkin. sehingga kusadari tak semua manusia sama sepertiku. tapi hatiku tak pernah bisa berubah.

males kali lah

March 21st, 2008 by onijazzygirl

sedih..despair…hiks..hiks…liburan yang tidak berhasil banget…semua yang udah direncanain gagal gara2 hal yang ga penting itu…haaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…sebel…males kali lah…ato emg ga boleh ketemu lagi??????????????????????????????????????????????????????????

gone

November 4th, 2007 by onijazzygirl

sesuatu yang tertinggal jauh di dalam hati…yang sulit untuk dirangkul kembali karena suatu alasan yang tak mudah. muncul pertanyaan mengiringi langkah, apakah keterjarakan ini ada yang merencanakan? dan permisalan pun muncul. kadang mengiyakan keadaan. tapi kehendak bicara lain. keadaan dan kehendak selalu bertolak belakang atau juga waktu belum mengizinkan tuk berjalan beriringan. ehmmm…terlalu pelik…bukankah hidup ada yang merencanakan? senang, sedih, sepi, haru, males, bete, kecewa selalu ada timeframe nya. ketika saat indah itu ingin diterbitkan kembali ternyata semua telah buyar layaknya hamburan kaca depan mobil yang pecah dan bertebaran akibat sentilan satu jari.

menghilang bukan jadi soal. harus diijinkan. hanya karena sebuah keinginan. yah terserah. mau dibilang apa juga sudah ga boleh dipaksa. biar hilang. dan beri senyuman…

sundayevening@office

gone

September 1st, 2007 by onijazzygirl

hening tanpa ada suara mengusik

dingin menusuk kulit senantiasa menyelimuti

kerisauan kegelisahan kejengkelan kesedihan

mengagumi hanya sesaat

hilang karena satu sebab

tidak akan bisa diperbaiki

moonlight

July 1st, 2007 by onijazzygirl

letih hatiku
lelah nuraniku
menanti dirimu
setiap kali kabar yang datang
meresahkan hatiku

yang kudambakan
dirimu yang datang
bukan beritamu
setiap kali yang meresahkan
kau smakin jauh dariku

seribu tahun aku rela menanti
tapi aku ingin satu janji yang pasti
kurasakan makin hari
makin jauh jarak antara kita
namun hatiku selalu sabar menantimu

rindu ini cinta ini
mengalahkan semua yang ada
hingga uzur usiaku
hati ini slalu menantimu

andai di sana kau tlah berdua
aku pun mengerti
akan kucoba melupakanmu
aku kan hidup menyendiri

###lonelynight@moon###

suka-suka

June 17th, 2007 by onijazzygirl

Benar seperti yang dia bilang, kalo kita punya sifat yang suka membesarkan sesuatu hal yang sebenarnya  ga terlalu penting untuk dipikirin. Tapi kita pemikir yang hebat. Hingga hatipun terkadang sakit karena sudah tidak kuasa untuk berpikir dan suatu ketika tanpa kita sadari penyakit itu menunjukkan keberadaannya. Tapi kita juga ga bisa berbuat apa-apa. Cuma bisa berpikir dan berpikir lagi. Mungkin terlihat seperti orang yang stress. Mungkin alasan yang muncul hanya satu menjaga perasaan orang lain, walaupun terkadang harus mengorbankan perasaan sendiri. Sekarang ini kita seperti terjebak dalam keadaan. Kegalauan itu muncul lagi. Mencoba untuk sedikit berpikir positif juga menjadi sangat sulit. Kepercayaan terhadap sesuatu pun kian memudar. Mau jadi apa??? Sementara untuk melepaskannya pun kita ga kuasa karena terikat dengan sesuatu yang samar namun berwujud.

Apa kita salah??? Pertanyaan yang selalu keliling di pikiran dan naluri. Kenapa harus seperti ini???? Kenapa semua ga berjalan sesuai rencana di awal???  Kita pun ga mampu untuk meluruskannya kembali. ”Ga punya kuasa” istilahnya.

Tertawa seperti tampak senang, padahal hanya menutupi keresahan saja. Ternyata sabar pun menjadi objek kesenangan segelintir orang.

26 Tahun

May 18th, 2007 by onijazzygirl

Hari ini usiaku genap 26 tahun. Banyak hal yang kutemui, manis pahit selalu melangkah beriringan. Dan saat ini hati cuma berharap agar hidupku menjadi lebih baik dari sebelumnya. Air mata yang selalu menggoda pun tak boleh dibiarkan menguasai. 

Aku masih ingat setahun yang lalu aku menerima tiga kado yang sangat indah. Pertama aku lulus kuliah walaupun dengan IPK yang pas-pasan, kedua aku diterima di tempat kerja yang mengajarkan aku banyak hal dan bertemu dengan orang-orang yang memiliki perbedaan karakter sehingga aku bisa mengenali dan bersikap sewajarnya, dan ketiga aku menerima ungkapan perhatian dari seseorang.

Manis sekali rasanya di saat itu. Aku pun melangkah dengan pasti walau di awal sempat ragu, tapi kutepis karena tidak ada salahnya untuk menjalani.

Seiring waktu berotasi, cobaan pun tak segan menghampiri. Dan air mata tanpa ragu tuk kesekian kali harus jatuh lagi. Sedih, terpukul, rendah, disepelekan, dikhianati, dipermalukan, dan ntah apa lagi yang harus disebutkan. Kegalauan ini terkadang hilang di dalam keramaian, dan selalu muncul di saat terkurung sepi.

Hari ini usiaku genap 26 tahun. Aku ingin semuanya akan baik-baik saja. Atau mungkin menjadi lebih baik. Dan setiap langkahku senantiasa dalam lindungan-Nya. Amin.

celoteh

April 16th, 2007 by onijazzygirl

udah lama skali ga ngupdate blog…pengen nulis sesuatu tapi jemari ga sejalan ama hati…trus body ga vit pula…jadi kayak orang yang ga berguna aja :-( :-( :-( kerja dikit cape…(bukan kita banget)

kenapa harus sakit??? yah kalo kita tau jawabannya mgkn bisa menjawab kapan kita mati…

tabir mimpi

March 12th, 2007 by onijazzygirl

cukup dengan satu kalimat, kita sudah mengerti langkah yang diambil. kedatangan kita hanya "memastikan" ternyata memang bukan seperti yang diharapkan. kebanggaan terhadap pernyataan itu membunuh semua permintaan di saat pertama, kemudian, dan saat terakhir yang tidak pernah diduga terjadi. ingin tertawa keras sekali hingga orang-orang sekeliling melihat kita, karena semuanya hanya kebohongan dan kebohongan yang tertutup tabir.